Ketua Umum PB HMI menyatakan puisi Sukmawati justru menyulut emosi. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PB HMI Respiratori Saddam Al Jihad turut berkomentar terkait puisi Sukmawati Sukarnoputri berjudul Ibu Indonesia. Ia menyayangkan karya seni yang semestinya teduh dan mendamaikan hati umat, tetapi justru menyulut emosi umat Islam. "Seharusnya ibunda Sukmawati menjadikan seni sebagai instrumen kata-kata yang teduh dan mendamaikan, bukan kemudian melukai keyakinan suatu umat," kata Saddam di dalam keterangan tertulisnya, Selasa (03/04). Berikut isi puisinya:Yang aku tau Indonesia cinta toleransiAku cinta Indonesia tanpa gaduh dalam berseni dan berbudayaIndonesia yang cinta Islam, Indonesia yang cinta Budha,Indonesia yang cinta Hindu, Indonesia yang cinta Protestan,Indonesia yang cinta Katolik, Indonesia yang cinta Konghucu, dan Indonesia yang cinta peradaban yang beradabAku cinta seni tanpa singgung singgungan SARA, singgungan sedarah, singgungan sebhinekaAdzanMu memandu peradaban IndonesiaKeheninganmu menenangkan peradaban IndonesiaNyanyianmu membuat nyaman IndonesiaToleransi terhadap setiap entitas Indonesia adalah sebuah keberadaan dalam atensiToleransi Ke-Indonesia-an tanpa hembusan ruang konflikDan Indonesia adalah toleransi dalam raut kebhinekaan.
Source: Republika April 03, 2018 11:15 UTC