REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan garam seberat 51,8 ton telah ditebarkan untuk memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak Juni 2017. Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Djati Witjaksono Hadi dalam keterangannya mengatakan, hujan buatan atau TMC sudah dilaksanakan sejak awal Juni 2017 di Provinsi Riau, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan menghabiskan sebanyak 51,8 ton garam. Upaya water bombing untuk pemadaman telah menghabiskan sekitar 10 juta liter air sejak Februari 2017 pada Provinsi Riau, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan. Total titik api yang terpantau satelit NOAA per 1 Januari sampai dengan 23 Juli 2017 dilaporkan mencapai 847 titik. Langkah yang dilakukan Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) KLHK sejauh ini melakukan ground check di beberapa lokasi rawan kebakaran.
Source: Republika July 24, 2017 15:33 UTC