Jum'at, 08 Juli 2016 | 08:41 WIBVladimir Putin, presiden Rusia, mengunjungi markas besar GRU, Main Intelligence Administration di bawah Angkatan Bersenjata Rusia. SPUTNIK/ DMITRY ASTAJOVTEMPO.CO, Moskow- Presiden Rusia Vladimir Putin meneken draf undang-undang antiteror yang dinilai kontroversial. Seperti disuarakan raksasa Internet Rusia Yandex bahwa undang-undang antiteror dan aturan pelaksananya akan menuju pada pembatasan yang meluas terhadap hak-hak perusahaan dan pengguna Internet. Sejumlah pasal dalam draf Undang-undang antiteror ini menimbulkan kontroversi. Draf undang-undang antiteror disusun oleh politisi ultrakonservatif Rusia Irina Yarovaya dan Viktor Ozerov sebagai anggpta Dewan Federasi.
Source: Koran Tempo July 08, 2016 01:30 UTC