Putri Mako dari Kekaisaran Jepang Segera Menikah[TOKYO] Putri Mako, cucu tertua Kaisar Jepang Akihito, akan menikah dengan mantan teman sekelasnya, demikian Rumah Tangga Kekaisaran pada Minggu mengonfirmasi pernikahan yang membuat dia meninggalkan status kerajaannya. Menyusutnya populasi keluarga kerajaan, yang mencerminkan penuaan masyarakat Jepang yang lebih luas, telah menimbulkan kekhawatiran bahwa pangeran akan menjadi keluarga terakhir kerajaan. Hisahito yang berusia sepuluh tahun adalah satu dari empat pewaris tahta di belakang dua anak laki-laki paruh baya Akihito, yang istrinya kini memasuki usia awal 50 tahun, dan adik tiri Akihito, Masahito. Kabar pertunangan sang putri dengan Kei Komuro, yang bekerja di kantor hukum Tokyo, muncul setelah anggota parlemen Jepang pada Juni menyetujui rancangan undang-undang yang mengesahk Akihito untuk turun tahta. Namun undang-undang yang hanya berlaku bagi Akihito tersebut tak mengacu pada topik kontroversial apakah akan merevisi undang-undang suksesi tahta untuk laki-laki atau hanya mengizinkan wanita tinggal di keluarga kekaisaran setelah menikah.
Source: Suara Pembaruan September 03, 2017 19:52 UTC