Momen kunjungan Raja Saudi tersebut diharapkan masyarakat, khususnya para korban insiden jatuhnya alat crane di Masjidil Haram pada September 2015 lalu agar dimanfaatkan untuk menagih janji pemerintah Saudi. Namun, menurut pengamat hubungan internasional Alex Jemadu, penagihan janji santunan terhadap korban kecelakaan crane sebaiknya tak dilakukan secara terbuka saat pertemuan antar dua pemimpin negara digelar nanti. Saat itu, Raja Arab menjanjikan santunan sebesar satu juta riyal atau setara dengan Rp 3,8 miliar untuk korban meninggal, dan 500 ribu riyal untuk korban luka-luka. Saya sih berharap inikan yang datang Raja Saudi kita harus menghormati. Menurut dia, untuk mengingatkan janji santunan tak perlu dilakukan secara langsung oleh pemerintah sehingga Raja Saudi tak merasa tersinggung.
Source: Republika February 26, 2017 12:00 UTC