Tuntutan tidak berhenti pasca-mundurnya Abduleaziz BouteflikaREPUBLIKA.CO.ID, Aljir -- Kubu militer Aljazair mempertimbangkan segala pilihan untuk menyelesaikan krisis politik yang melanda negara tersebut. Ahmed Gaid mulai angkat bicara setelah pengunduran diri menteri dalam negeri Aljazair, Tayeb Belaiz, yang disiarkan stasiun televisi negara pada Selasa (16/4). Sebelumnya, Abduleaziz Bouteflika yang telah 20 tahun berkuasa akhirnya mundur sebagai presiden. Namun, warga Aljazair tetap menyerukan orang-orang dalam kabinet Bouteflika untuk ikut meletakkan jabatan. “Yang kita inginkan bukan hanya Abdelaziz Bouteflika yang mundur, tetapi kita juga menginginkan terciptanya sistem politik baru,” ujar Mohamed, seorang anggota serikat mahasiswa di Aljazair, dikutip dari Aljazeera.
Source: Republika April 16, 2019 20:15 UTC