Ekstremis Yahudi menyerang al-Aqsha dengan perlindungan militer Israel. REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH— Sebanyak 100 pemukim ekstremis Yahudi pada Ahad (6/10) menyerbu Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur, yang diduduki, menurut satu sumber Palestina. Direktur Jenderal Urusan Waqaf dan Al-Aqsha, Syekh Azzam al-Khatib, mengatakan kepada wartawan Petra di Ramallah bahwa pemukim Yahudi itu melakukan penyerbuan dalam beberapa kelompok dari Gerbang Al-Magharebah. Angkatan Bersenjata Israel menyerbu Kota Tulkarm di Tepi Barat dan menahan Musa, anak lelaki berusia 14 tahun yang diidentifikasi sebagai Abu Ash-Shawareb. Hampir setiap hari, pasukan pendudukan Israel melancarkan penyerbuan dengan sasaran masyarakat Palestina untuk melakukan penangkapan atau pencarian.
Source: Republika October 07, 2019 09:33 UTC