Sebagai contoh, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, warga Banua belum merdeka dari garis kemiskinan. Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk miskin di Kalsel dalam beberapa bulan terakhir malah mengalami peningkatan. Sedangkan perhitungan terakhir di bulan Maret 2017, jumlahnya bertambah 10 ribu menjadi 194 ribu orang. Sementara, faktor yang mempengaruhi meningkatnya masyarakat miskin di daerah perkotaan, dipicu karena sempat tersendatnya pendistribusian Raskin yang dilakukan oleh Bulog. Terpisah, ketika diminta tanggapanya perihal meningkatnya angka kemiskinan di Kalsel, pengamat sosial dan kebijakan publik Nurul Azkar menguatakan, penyebab utama meningkatnya angka kemiskinan selama ini ialah minimnya penghasilan.
Source: Jawa Pos August 21, 2017 06:00 UTC