Direktur Imparsial, Al Araf menilai reformasi TNI mengalami stagnasi karena masih banyak agenda reformasi TNI yang belum dijalankan. "Koalisi menilai, terjadi stagnasi dalam reformasi TNI," kata Al Araf di Kantor Imparsial, Jakarta, Selasa (4/10). Ia merinci, setidaknya ada tujuh catatan agenda reformasi TNI yang harus didorong Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK). Agenda ini merupakan salah satu jantung reformasi TNI. Serta, berbagai penandatanganan nota kesepahaman antara TNI dan instansi pemerintahan.
Source: Republika October 04, 2016 18:00 UTC