TEMPO.CO, Palangka Raya - Rektor Universitas Palangka Raya, Andrie Elia, mengeluhkan masih kecilnya lulusan SLTA Kalteng yang tertampung di perguruan tinggi yang dipimpinnya karena kalah dalam SNMPTN dan SBMPTN. "Setiap tahun, lulusan SLTA yang masuk ke UPR sebanyak 70 persen dari luar daerah, padahal daya tampung kita 4.500 setiap tahunnya,"ujarnya kepada wartawan di Palangka Raya, Jumat, 6 Desember 2019. Kendala tidak tertampungnya lulusan lokal ini lebih disebabkan karena dengan sistem penerimaan online melalui SNMPTN dan SBMPTN, maka tidak bisa menghalangi siapapun untuk masuk UPR. Salah satu yang dilakukan pihaknya untuk meningkatkan semakin banyaknya lulusan lokal masuk ke UPR yakni melalui jalur mandiri yang saat ini masih diusulkan kepada kementerian. Ini agar lulusan SLTA Kalteng yang tertampung bisa meningkat," kata Andrie Elia.
Source: Koran Tempo December 06, 2019 10:07 UTC