Covid-19 bukan prioritas di Palestina karena warga lebih khawatir bom IsraelREPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Aktivis kemanusiaan yang tinggal di Gaza, Palestina, Muhammad Husein menilai, empat bulan sejak serangan Israel sudah banyak sekali kerusakan di Palestina. Ironis, karena saat negara-negara lain dunia sedang berperang menghadapi pandemi, Covid-19 bukan prioritas utama di Palestina. "Di Palestina, bukan itu prioritas kami karena bom atau peluru bisa mendarat kapan saja. Husein menjelaskan, fasilitas seperti rumah sakit, obat-obatan, dokter maupun perawat di Palestina sangat terbatas. Arief juga menceritakan pengungsi Suriah yang butuh uluran kemanusiaan.
Source: Republika October 01, 2021 11:37 UTC