TEMPO.CO, Jakarta - Kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim, Arema FC vs Persebaya Surabaya, dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-11 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu malam. Suporter Arema FC yang tak puas dengan kekalahan 2-3 masuk ke lapangan, yang kemudian memicu kerusuhan yang mengakibatkan 127 orang meninggal. Simak sejumlah fakta tentang peristiwa ini:Kronolgi KejadianKericuhan tersebut bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Sementara beberapa pemain Arema FC yang masih di lapangan lantas diserbu pemain. Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan.
Source: Koran Tempo October 02, 2022 01:34 UTC