Dalam kejadian tersebut, massa membakar barang-barang di dua wihara dan lima klenteng. Padahal sebelumnya kasus salah paham ini sudah diselesaikan secara lokal oleh kedua pihak. "Sudah ada pertemuan antara Kapolda, tokoh masyarakat Forum Komunikasi Umat Beragama. Tito mengatakan pihak-pihak yang terlibat sudah membuat kesepakatan untuk menjaga ketertiban dan kerukunan ke depannya. "Saya juga pimpin pertemuan di tingkat provinsi dengan pemda serta tokoh masyarakat untuk meredam semua daerah agar tidak terprovokasi," katanya.
Source: Koran Tempo July 31, 2016 07:41 UTC