NUSA DUA, KOMPAS.com--Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, instrumen masyarakat yang harus dibuat untuk memperkuat gerakan budaya khususnya di wilayah urban, bukan regulasi birokrasi. Berangkat dari itu, ia mengatakan budaya "civil society" masyarakat di Bandung kuat. "Jadi Pemerintah memberi ruang dengan regulasi dan masyarakat yang melaksanakan sehingga yang dibuat itu sesungguhnya bukan instrumen birokrasi tapi instrumen masyarakat," katanya. Nah Bandung ingin beri contoh bahwa hidup harmoni itu ya seperti segitiga tadi, harmoni pada dirinya, pada lingkungan, dan pada Tuhannya," ujar Ridwan. Namun pada dasarnya budaya adalah budaya itu sendiri, karena untuk bisa menikmati keindahan batik tidak perlu satu agama tertentu.
Source: Kompas October 11, 2016 18:11 UTC