Alhasil, momen sahur sering dilewati begitu saja, padahal makan sahur memiliki keutamaan yang begitu mulia. Tidak ada lagi mode zombie di depan piring, karena dengan jalan kaki menuju warung makan seperti ritual penghilang ngantuk bagi saya. Setelah makan sahur selesai, perjalanan pulang pun saya lalui dengan kondisi mata yang sudah melek total. Menjemput sahur dengan langkah kaki terbukti mampu mengubah suasana sahur yang tadinya penuh kantuk menjadi sebuah pengalaman yang penuh semangat dan bermakna. Matikan televisimu, letakkan ponselmu, dan rasakan sendiri bagaimana dahsyatnya jalan kaki mencari makan di waktu sahur.
Source: Kompas February 22, 2026 16:23 UTC