TEMPO.CO, Jakarta- Angkatan Laut Amerika Serikat pada akhir Januari 2019 mengkonfirmasi rudal jelajah terbarunya untuk mempersenjatai armada kapal perangnya yang semakin besar. SM-6 dijuluki monster Frankenstein yang menampilkan komponen yang dipinjam Raytheon dari jenis rudal lainnya. Rudal ini menggabungkan pencari dan hulu ledak dari Rudal SM-2 Angkatan Laut yang lebih tua. Ketika Blok SM-6 I pertama kali mulai beroperasi pada 2013, misi utamanya adalah menembak jatuh pesawat dan rudal jelajah. "Perubahan tambahan pada pencari dan hulu ledak berpotensi menambah misi serangan darat ke SM-6," tutur Karako.
Source: Koran Tempo October 25, 2019 22:18 UTC