Hanya saja, kata dia, ada sejumlah pihak yang panik dengan kehadiran Arcandra di Kabinet Kerja. Isu mengenai dwi-kewarganegaraan pun diembuskan sehingga Arcandra yang baru menjabat 20 hari langsung dicopot Jokowi. (Baca: DPR Siap Proses Permohonan Kewarganegaraan Arcandra)"Ada yang kebakaran jenggot dengan kehadiran Arcandra," kata Ruhut saat dihubungi, Jumat (19/8/2016). Ruhut pun kini menyambut baik langkah Kementerian Hukum dan HAM yang tengah memproses status kewarganegaraan Arcandra Tahar agar bisa kembali menyandang status warga negara Indonesia. Yang merasa Sudirman Said masih harus jadi menteri dan yang merasa GR (gede rasa) yang ingin ditunjuk sebagai menteri baru," ucap Ruhut.
Source: Kompas August 19, 2016 06:50 UTC