JAKARTA — Nilai tukar rupiah melanjutkan tren pelemahan di atas level Rp 17.000 per dolar AS. Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup melemah 39 poin atau 0,23 persen menuju posisi Rp 17.041 per dolar AS pada perdagangan Selasa (31/3/2026). Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menuturkan, sentimen eksternal yang menekan nilai tukar rupiah utamanya yakni dinamika peperangan yang terjadi di Timur Tengah. Berdasarkan berbagai sentimen yang ada, baik sentimen eksternal maupun internal, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah masih akan melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan selanjutnya, Rabu (1/4/2026). “Untuk perdagangan besok (1/4/2026), mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.040—Rp 17.070 per dolar AS,” katanya.
Source: Republika March 31, 2026 16:46 UTC