FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Rupiah melemah. Di pasar spot, indeks USD menguat tajam 0,71 persen ke posisi 113,98 dan sentuh rekor tertinggi sejak 20 Mei 2002. Oleh sebab itu, yang menikmati pelemahan nilai tukar rupiah ini adalah perusahaan atau perorangan sebagai pengumpul atau produsen barang-barang ekspor. "Yang berdampak negatif adalah pabrikan yang bahan bakunya masih tergantung dari barang-barang impor, dan atau barang jadi yang bersifat impor," katanya. Apalagi, banyak orang atau pengusaha yang senang juga nilai rupiah melemah, utamanya pengekspor.
Source: Jawa Pos September 27, 2022 08:04 UTC