REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah di akhir perdagangan Kamis (11/1/2024) ditutup menguat menjadi Rp 15.549 per dolar AS di tengah sinyal perlambatan ekonomi global 2024. Ibrahim menuturkan sinyal perlambatan ekonomi 2024 pada dasarnya memang sudah muncul sejak 2023, tapi angkanya terus direvisi ke bawah. Sedangkan bantuan, akan dimulai dari kuartal I 2024, bukan pada akhir tahun seperti yang dilakukan pada 2023. Hal tersebut sebagai upaya untuk menjaga ekonomi Indonesia tetap sesuai target pemerintah di angka 5,2 persen pada 2024. Pada 2024 menjadi 4,5 persen, turun dari estimasi 2023 sebesar 5,2 persen dan terus menurun pada 2025 menjadi 4,3 persen.
Source: Republika January 11, 2024 19:06 UTC