Dalam sebulan rumah industri biola tersebut mampu membuat sekitar 1.000 biola dengan harga 300 ribu hingga 1,5 juta rupiah. TEMPO/Bram Selo AgungTEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pelemahan rupiah disebabkan faktor eksternal. "Pengusaha kayu lebih senang rupiahnya melemah. Darmin menjelaskan, dampak dari pelemahan rupiah akan menjalar ke segala aspek perekonomian karena bakal mempengaruhi neraca perdagangan dan transaksi perdagangan. Baca: Menko Darmin: Meski Sering Ditekan, Rupiah Bisa Kembali BangkitNilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah lima poin menjadi Rp 14.650 dibanding sebelumnya Rp 14.645 per dolar Amerika Serikat.
Source: Koran Tempo August 24, 2018 10:41 UTC