TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Rusia membantah laporan Komite Intelijen dan Keamanan Parlemen Inggris soal mereka mengintervensi referendum Skotlandia dan Brexit. Juru bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa Rusia tidak pernah sekalipun mencoba mencampuri pemilu negara lain. Selain Rusia dituduh ikut campur referendum Inggris atau Brexit, Rusia juga dituduh berusaha mempengaruhi hasil Pemilu Inggris 2019 dan referendum Skotlandia 2014. Untuk Pemilu 2019, misalnya, laporan Parlemen Inggris menyebut Rusia mencoba mengganggu dengan mencuri dan membocorkan data sensitif. Rusia dituduh hendak mengubah opini dan pilihan publik dengan memicu perdebatan di dunia digital.
Source: Koran Tempo July 21, 2020 12:22 UTC