"S-300 adalah sistem pertahanan dan tak mengancam siapapun," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov. Meski demikian, Cook tetap mempertanyakan langkah Rusia mengirimkan sistem pertahanan S-300 ke kota Tartus. "Harus kami jelaskan kepada Rusia dan semuanya yang terlibat di Suriah bahwa kami sangat serius menjaga keamanan kru udara kami," tambah dia. Selain mengendalikan fasilitas angkatan laut di Tartus, Rusia juga mengoperasikan pangkalan udara di kota pesisir Latakia yang kini menampung jet-jet tempur yang digunakan untuk mendukung pasukan pemerintah Suriah. Pada Agustus lalu, Rusia berencana untuk menjadikan Hmeimim menjadi pangkalan udara permanan dan kini sudah diperkuat sistem pertahanan udara terbaru S-400.
Source: Kompas October 05, 2016 02:49 UTC