WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dinas intelijen Rusia disebut-sebut pernah berupaya memata-matai kampanye Presiden Perancis Emmanuel Macron awal tahun ini. Upaya memata-matai itu termasuk beberapa agen Rusia yang berperan sebagai teman dari teman Macron dan mencoba mencari informasi soal sang presiden dari mereka. Baca: Presiden Macron: Pintu Uni Eropa Tetap Terbuka untuk InggrisSelain itu, pembicaraan soal pemilihan presiden Perancis melonjak drastis hingga mencapai 70.000 pembicaran, melonjak dari hanya 30.000 pembicaraan pada April. Rusia sebelumnya sudah berulang kali membantah telah melakukan intervensi dalam pemilihan presiden Perancis dengan cara meretas surat elektronik dan berbagai dokumen. Di sisi lain, manajemen Facebook mengakui telah mendeteksi adanya akun yang digunakan untuk memata-matai pemilihan presiden Perancis.
Source: Kompas July 28, 2017 03:22 UTC