Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) telah menaikkan peringkat surat utang Indonesia pasca-terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia untuk periode kedua (2019-2024). Pada hari Jumat (31/5/2019) S&P mengumumkan bahwa kenaikan peringkat tersebut dilatarbelakangi oleh prospek pertumbuhan ekonomi RI yang kuat menyusul terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo. Peringkat surat utang Indonesia naik menjadi BBB (setingkat di atas investment grade) dari BBB- dengan outlook stabil. "Kenaikan peringkat ini merefleksikan prospek pertumbuhan ekonomi RI yang kuat dan kebijakan yang mendukung menyusul terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo," tulis S&P dalam keterangannya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat 1,3 persen ke 6.183,08 dan rupiah menguat 1,02 persen ke Rp 14.261,5.
Source: Suara Pembaruan May 31, 2019 08:03 UTC