TEMPO.CO, Jakarta - Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menyebut penyelesaian kasus Jiwasraya adalah pintu gerbang untuk mencegah krisis keuangan yang lebih besar. “Opini dan persepsi yang berkembang di masyarakat saat ini adalah pemerintah dituduh ingin menutupi dan melokalisasi kasus besar Jiwasraya ini,” kata SBY dalam keterangan tertulis, Senin 27 Januari 2020. SBY menilai pemerintah seperti tidak setuju atas dibentuknya Pansus untuk menyelidiki Jiwasraya. Kalau secara kumulatif kerugian negara mencapain jumlah puluhan triliun, SBY menyebut hak itu sudah tergolong krisis besar. SBY mengatakan jika ternyata jumlah kerugian keuangan negara itu sedemikian besarnya, tindakan yang tegas dan tuntas harus dilakukan.
Source: Koran Tempo January 27, 2020 12:45 UTC