Seorang bos kopi tewas ditembak perampok yang menyambangi rumahnya, Sabtu (5/8), pukul 02.30 WIB. Kedatangan ketujuh perampok itu tidak dengan tangan kosong. Seperti sudah tergorganisir, begitu sampai di halaman rumah korban, tujuh perampok ini langsung berbagi tugas. Beberapa hari sebelum itu, korban baru mendapat uang hasil penjualan kopi dari tauke kopi Tanjung Sakti. “Kami temukan barang bukti 10 selongsongan peluru dan balok kayu yang digunakan para pelaku untuk mendobrak pintu rumah korban,” ungkap Dwi.
Source: Jawa Pos August 05, 2017 23:48 UTC