Korbannya adalah Bahri (54) dan Tasnani (50), keduanya ditemukan bersimbah darah di ruang tengah kediamannya di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 09, kemarin (30/6). Beberapa sopir angkutan kota (angkot) yang bekerja untuk Bahri memang kebingungan lantaran rumah pengusaha angkot itu tertutup rapat sejak pagi. Mayat Bahri yang bersimbah darah tampak ditutupi kasur. Melihat kondisi rumah yang tertutup rapat, sang pembunuh diyakini sebelumnya menggembok pintu rumah setelah menghabisi korban. Pendobrakan rumah Bahri jelang Asar kemarin, langsung menyita perhatian masyarakat.
Source: Jawa Pos July 01, 2017 01:41 UTC