JawaPos.com - Seorang santri Pondok Pesanteren Al-Futuhat, Garut, Jawa Barat, mengaku dikeroyok orang tidak dikenal pada Sabtu (3/2). Sebelum melakukan pemukulan, pelaku bertanya prihal pondok pesantren ke santri tersebut. Namun, ketika ditanya siapa pelakunya, santri yang belum disebutkan namanya itu mengatakan tidak mengetahuinya. Sebelum dipukuli, santri yang tidak disebutkan namanya ditanya beberapa hal oleh pelaku. "Kami tidak terlalu curiga hanya saja khawatir ada antek-antek oknum yang tidak bertanggung jawab, menggunakan modus tersebut untuk hal yang tidak diinginkan," kata pesan itu.
Source: Jawa Pos February 05, 2018 06:22 UTC