TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Riset SETARA Institute Halili mengingatkan Idham Azis yang akan segera menggantikan Tito Karnavian sebagai Kepala Kepolisian untuk memprioritaskan penanganan isu radikalisme internal Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama di lingkungan kepolisian. Penelitian SETARA Institute menemukan fakta bahwa ASN dapat mudah terpapar radikalisme. Halili mencontohkan isu radikalisme yang sampai pada aparatur hukum dengan adanya kasus penangkapan seorang brigadir berinisial K karena terpapar ideologi terorisme. Wakil Ketua SETARA Institute Bonar Tigor Naipospos menghimbau adanya cek rekam jejak ASN sebelum menjabat. Hal ini memang seharusnya dilakukan dengan mengacu pada UU pasal 2 tahun 2002 tentang ASN yang tunduk pada ideologi Pancasila.
Source: Koran Tempo November 08, 2019 00:33 UTC