REUTERSTEMPO.CO, Jakarta - Arab Saudi meluncurkan saluran televisi satelit berbahasa Persia. Siaran TV mengenai haji itu dibuat di tengah perselisihan persaingan regional antara Iran dan Saudi. Menteri Kebudayaan dan Informasi Arab Saudi Adel al-Toraifi mengatakan saluran TV itu juga disiarkan melalui radio ke Iran, Irak, dan Afganistan. Pada akhir Mei lalu, organisasi ibadah haji Iran resmi menyatakan warga Iran tidak akan menghadiri ibadah haji tahun ini. Hingga menjelang musim haji tahun ini, Saudi belum mengumumkan laporan atas peristiwa tragis yang menewaskan lebih dari 700 calon haji tersebut.
Source: Koran Tempo September 12, 2016 02:03 UTC