Juru bicara Houthi menegaskan mereka menargetkan stasiun distribusi Aramco di JeddahREPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Pejabat Arab Saudi pada Senin (23/11) mengonfirmasi bahwa kebakaran tangki bahan bakar di kota pelabuhan Jeddah adalah hasil dari serangan teroris dengan proyektil. "Pada Senin pukul 3:50 pagi (waktu setempat), ledakan menyebabkan kebakaran di tangki bahan bakar di stasiun distribusi produk minyak bumi di utara kota Jeddah," kata seorang pejabat Kementerian Energi seperti dikutip Saudi Press Agency (SPA). Sebelumnya pada hari yang sama, juru bicara kelompok pemberontak Houthi, Yahya Saree, mengatakan kelompoknya menargetkan stasiun distribusi perusahaan minyak Saudi Aramco di Jeddah dengan sebuah roket. Kelompok pemberontak Houthi secara rutin mengumumkan serangan roket dan pesawat tanpa awak di wilayah Arab Saudi, sebagai tanggapan atas serangan koalisi pimpinan Saudi di Yaman. Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Source: Republika November 24, 2020 15:25 UTC