REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- The King Salman Center for Humanitarian Aid and Relief (KSRelief) menyampaikan berita wabah kolera di Yaman terlalu dibesar-besarkan oleh media dan organisasi internasional, Senin (8/1). KSRelief merupakan salah satu lembaga yang meluncurkan upaya cepat tanggap mengatasi wabah kolera di lokasi. Juru bicara KSRelief Dr Samer A Aljetaily mengatakan, wabah kolera di Yaman tidak separah yang diberitakan oleh media. "Tidak ada kriteria seperti yang dideskripsikan sebagai kasus kolera di Yaman," katanya. Sehingga, tambahnya, mereka memiliki misi untuk menghentikan yang sekarang terjadi demi memulihkan pemerintah yang sah di Yaman.
Source: Republika January 09, 2018 01:30 UTC