Melalui kantor berita Amaq, militan Islamic State (IS) alias ISIS mengklaim serangan di Nice tersebut sebagai efek dari seruan mereka. Pemerintah Prancis kemarin (17/7) mengungkapkan bahwa pelaku serangan di sepanjang Promenade des Anglais, Nice, Prancis, Rabu lalu (14/7) itu dua kali tertangkap kamera CCTV melewati lokasi kejadian. Yaitu, agar para pendukung ISIS melakukan serangan di negara masing-masing. Saudaranya, Jaber, yang menerima uang tersebut mengaku terkejut. Beberapa jam sebelum serangan, dia sempat menelepon Jaber dan menyatakan bahwa semua baik-baik saja.
Source: Jawa Pos July 18, 2016 06:22 UTC