JawaPos.com - Padepokan Dimas Kanjeng Tata Pribadi bak bumi perkemahan di Cibubur. Ada yang dibangun dengan arsitektur tradisi Bali dan ada yang dimodel seperti pondok bambu. Sekretaris Urusan Program Padepokan Dimas Kanjeng Hermanto kepada Jawa Pos, padepokan itu bermula dari musala kecil yang hanya bisa menampung 20-an orang pada 2006. Berdasar penelusuran Jawa Pos, padepokan berkembang tidak dari uang gaib yang didatangkan Dimas Kanjeng dalam satu malam, melainkan dibangun tahap demi tahap. Para pengikut setia Dimas Kanjeng yang hingga kini bertahan di tenda-tenda mengaku tidak akan meninggalkan padepokan bila tidak ada perintah dari guru spiritual mereka.
Source: Jawa Pos October 04, 2016 23:26 UTC