AS dan China berkontribusi terhadap 40 persen gas buangan atau emisi duniaREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sekretariat Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) bersama sejumlah negara pada Rabu (4/11) mengeluarkan pernyataan. Pernyataan itu berisi kekecewaan sekaligus menyesalkan terhadap pengunduran diri Amerika Serikat dari Perjanjian Paris tentang perubahan iklim. Amerika Serikat merupakan salah satu negara kunci yang menentukan keberhasilan usaha dunia mengendalikan dampak perubahan iklim dan pemanasan global. AS dan China pada 1 April 2016 bersama-sama mengeluarkan pernyataan yang menunjukkan keduanya akan menandatangani Perjanjian Paris saat pakta itu terbuka untuk ditandatangani pada 22 April 2016. Walaupun demikian, UNFCCC dan negara-negara anggota tetap berkomitmen membangun kerja sama dengan para pemangku kepentingan di AS untuk mengendalikan dampak perubahan iklim serta pemanasan global.
Source: Republika November 05, 2020 17:03 UTC