Sekolah tersebut mulai memberlakukan protokol kesehatan menuju new normal. TEMPO/Hilman Fathurrahman WTEMPO.CO, Jakarta - Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Syahrizal Syarif, menyarankan sejumlah syarat jika pemerintah ingin membuka sekolah saat new normal. Selain itu, sekolah juga harus siaga dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat. "Jadi, harus ada komunikasi dan koordinasi dengan satgas dan faskes setempat untuk protokol penanganan kasus." Kepala Bidang SD dan PKLK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Momon Sulaeman mengatakan, skema ganjil genap nomor absen mungkin dilakukan pada saat kegiatan fisik di sekolah kembali dilakukan di masa normal baru.
Source: Koran Tempo June 27, 2020 09:56 UTC