Uniknya, di sekitar gua tersebut juga tinggal manusia kerdil Flores, yaitu penduduk dusun Rampassasa. Dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (03/08/2018), analisis mengungkapkan bahwa perubahan evolusioner berasosiasi dengan pola makan dan perawakan pendek pada populasi pigmi (manusia kerdil Flores). Seleksi AlamPara peneliti kemudian menganalisis genom manusia kerdil Flores sehubungan dengan gen terkait tinggi yang diidentifikasi di Eropa. Bukan Gen HobbitSebagai informasi, para peneliti tidak menemukan adanya bukti unsur genetik yang mungkin berasal dari Homo floresiensis pada manusia kerdil Flores. Baca juga: Saudara Manusia Kerdil The Hobbit dari Flores Ditemukan"Jika ada kesempatan untuk mengetahui genetik “ hobbit” dari genom manusia modern,inilah saatnya," kata Green.
Source: Kompas August 04, 2018 09:56 UTC