REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki terus menjalin komunikasi yang komprehensif dan strategis dengan Amerika Serikat, terkait kekhawatiran Paman Sam atas rudal antipesawat S-400 Rusia. Menurut Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar, Washington saat ini kembali mempertimbangkan Ankara perihal program jet tempur siluman F-35 Lightning II Lockheed Martin. Reaksi dari rudal anti pesawat S-400 Rusia, yang dinilai membahayakan pesawat tersebut. Karena industri pertahanan Turki terus memasok bagian-bagian kunci pesawat, terlepas dari pandemi yang tengah terjadi. "Saya percaya bahwa ruang lingkup kerjasama antara Turki dan AS akan diperluas, jika Turki diberikan kontribusi sebagai pasangan yang lebih kuat," ujar Akar.
Source: Republika July 30, 2020 23:26 UTC