Kicauan itu tayang di Twitter sesaat setelah seorang karyawan di fasilitas perawatan para penyandang cacat, Tsukui Yamayurien Garden menelepon polisi atas kasus pembunuhan sadis. Sembilan belas orang tewas akibat kekejian yang dilakukan pria yang juga pernah bekerja di pusat perawatan penderita cacat itu. Saat dalam penanganan polisi dia mengaku perbuatannya tersebut dilakukan guna menyingkirkan orang cacat dari dunia. Seorang sumber Asahi Shimbun melaporkan Uematsu ditemukan membagikan selebaran di dekat fasilitas yang isinya menyatakan: "Merawat orang cacat adalah pemborosan." facebook.comTEMPO.CO, Tokyo- Satoshi Uematsu, penyerang dan pembunuh para penderita cacat mental dengan menggunakan pisau di Jepang pada Selasa dini hari tadi berkicau di Twitter dengan menuliskan pesan-pesan yang terdengar aneh.
Source: Koran Tempo July 26, 2016 11:37 UTC