TEMPO.CO, Jakarta - Dalam rentang beberapa jam pada Jumat, 10 Juli 2020, Amazon melarang dan kemudian membatalkan larangannya terkait penggunaan aplikasi TikTok di perangkat karyawan. Menurut sumber, para petinggi Amazon tidak mengetahui kebijakan untuk menghapus TikTok dari perangkat karyawan. Larangan itu dibatalkan setelah perwakilan TikTok dan Amazon membahas masalah tersebut, menurut email yang dikirim ke karyawan TikTok. Tahun lalu, Angkatan Laut AS melarang penggunaan TikTok di perangkat yang dikeluarkan pemerintah, mengatakan bahwa aplikasi tersebut merupakan "ancaman keamanan siber." November lalu, pemerintah AS meluncurkan tinjauan keamanan nasional terhadap pemilik TikTok, ByteDance, dalam akuisisi aplikasi media sosial AS Musical.ly senilai 1 milar AS.
Source: Koran Tempo July 11, 2020 04:41 UTC