REPUBLIKA.CO.ID, BALAROA -- Fahmi Hamzah (51 tahun) menjadi saksi hidup bencana gempa yang mengguncang Balaroa, Sulawesi Tengah, yang hampir merenggut nyawanya. Ia mengaku bahwa saat terjadi gempa, dirinya sempat masuk ke dalam tanah yang sudah terbelah. Rumah tempat ia tinggal ikut menjadi sasaran amukan gempa. Perumnas Balaroa adalah salah satu daerah terparah akibat guncangan gempa di Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) lalu. Perumnas ini dihuni oleh ratusan jiwa dan dari laporan salah seorang warga, hanya tujuh puluhan yang selamat dari musibah ini.
Source: Republika October 12, 2018 17:48 UTC