REPUBLIKA.CO.ID, Pada awal tahun ini, tepatnya pada Maret 2018, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggegerkan dunia perekonomian karena ingin menetapkan tarif impor bagi produk baja dan alumunium. Tujuan Trump menetapkan tarif tersebut adalah ingin mengembalikan seluruh industri tersebut ke Amerika Serikat. Selain itu, Trump menilai Cina telah melakukan praktik perdagangan yang tidak adil dan melakukan pencurian kekayaan intelektual. Kedua negara saling serang kebijakan tarif impor. Trump membatalkan rencana menaikkan tarif im por untuk produk Cina dari 10 persen menjadi 25 persen dengan total nilai 200 miliar dolar AS.
Source: Republika December 27, 2018 23:37 UTC