TEMPO.CO, Jakarta - Klub menembak Kaitaia terbakar sehari sebelum pengumuman larangan senjata api Selandia Baru dan sepekan pascateror penembakan di Christchurch. Api terlihat menyala dari klub tembak pada Selasa pukul 4 pagi. Namun banyak warga terbersit bahwa kebakaran klub tembak berhubungan tak langsung dengan penembakan di Christchurch. Meskipun warga menduga, belum ada fakta dan bukti penyebab kebakaran klub tembak ini. Teroris penembakan Christchurch, Selandia Baru, dilaporkan menggunakan senjata api semi-otomatis termasuk AR-15, pada aksi Jumat lalu yang menewaskan 50 orang dalam dua serangan masjid.
Source: Koran Tempo March 22, 2019 01:52 UTC