TEMPO.CO, Jakarta - Buku Kesehatan Ibu dan Anak atau buku KIA sering kali diabaikan. Padahal buku ini menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak sebagai media komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), serta pencatatan yang efektif dan efisien. Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak Prof Soedjatmiko mengatakan, pemanfaatan buku KIA bisa dibilang masih minim. Berdasar survei tumbuh kembang anak yang dilakukan The Asian Parents pada Januari 2020, sebanyak 29 persen ibu belum mengetahui dengan benar tahapan yang sesuai dengan usianya. Sebab melalui buku tersebut orang tua bisa memantau secara konsisten tahapan tumbuh kembang anak.
Source: Koran Tempo January 28, 2020 08:37 UTC