Seperti diketahui, migrain memiliki gelaja seperti denyut kencang dan nyaring, mual, kepekaan terhadap cahaya dan suara dikategorikan sebagai gangguan sakit kepala (bertentangan dengan masalah jantung). Sakit kepala ini dihubungkan dengan peningkatan risiko beberapa masalah jantung, termasuk serangan jantung, stroke, fibrilasi atrial (ritme jantung tidak teratur) dan pembekuan darah yang diawali di pembuluh darah individu tersebut. Kasper Adelborg, ahli jantung di Rumah Sakit Universitas Aarhus di Denmark menyampaikan, studi ini bukan yang pertama kali mengaitkan sakit kepala migraine dengan masalah jantung. Peneliti terdahulu telah menemukan relasi antara migrain dan risiko stroke, serta serangan jantung. Ada pula kaitan antara migrain dengan beberapa masalah kardiovaskular yang lebih kuat di tubuh wanita daripada pria.
Source: Kompas February 04, 2018 03:00 UTC