REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Dua perekonomian terbesar di dunia, Jepang dan Inggris mengalami resesi. Pada Kamis (15/2/2024) Tokyo dan London melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) mereka negatif dua kuartal berturut-turut, sesuai definisi apa yang disebut resesi. Pada Desember lalu Gubernur bank sentral AS, FED, Jerome Powell mengatakan resiko resesi meningkat sejak FED mulai memperketat siklus pada Maret 2022 lalu. Powell menambahkan tapi bahkan ketika ekonomi tampaknya tidak pernah lebih baik, selalu ada kemungkinan resesi di tahun depan. Meski menurutnya AS tidak akan mengalami resesi tahun ini tapi hal itu dapat terjadi bila FED sama sekali tidak memotong suku bunga sepanjang tahun.
Source: Republika February 17, 2024 06:22 UTC