JawaPos.com – Perusahaan asuransi Prudential Life Assurance mencermati, kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jiwa masih rendah. Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) misalnya, menunjukkan bahwa pada 2019 tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 1,2 persen dibandingkan total Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara, indeks literasi asuransi syariah hanya 2,51 persen dan inklusi asuransi syariah hanya 1,92 persen. Produk PRUCinta memberikan manfaat santunan meninggal dunia dari Dana Tabarru yang lebih optimal selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama 10 tahun. “Selain itu, ini memberikan manfaat 3 kali santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan serta 4 kali santunan asuransi meninggal, dari Dana Tabarru dan sesuai ketentuan Polis, jika insiden tersebut terjadi dalam periode enam minggu sejak tanggal 1 Ramadan yang ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya.
Source: Jawa Pos March 03, 2020 15:45 UTC