Tesla, yang bermarkas California, AS, menginginkan persetujuan penggunaan sensor gelombang milimeter tanpa izin. Perangkat sensor Tesla akan menggunakan empat antena pengirim dan tiga penerima yang digerakkan oleh unit ujung depan radar. Tesla mengatakan teknologi radar gelombang milimeter memiliki keunggulan dibandingkan sistem penginderaan lain yang berbasis kamera atau sensor kursi. Menurut Tesla, radar gelombang milimeter bahkan dapat membedakan antara anak dan barang yang tertinggal di kursi mobil. Pencitraan radar Tesla pun dapat menilai ukuran tubuh untuk mengoptimalkan penyebaran kantong udara jika terjadi kecelakaan.
Source: Koran Tempo August 21, 2020 01:52 UTC