Yang jadi ramai adalah arti awliya di surah Al Maidah ayat 51. Tudingan Alquran palsu itu muncul lantaran sejumlah Alquran mengartikan awliya sebagai teman setia, bukan pemimpin. Pengganti sementara (Pgs) Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kemenag Muchlis M. Hanafi menjelaskan, Alquran yang menggunakan arti teman setia itu bukan Alquran palsu. "Yang menggunakan arti teman setia itu merujuk pada terjemahan Alquran edisi revisi 2002," katanya di Jakarta kemarin. Sedangkan di surah Al Maidah ayat 51 dan Al Mumtahanah ayat 1, kata awliya diartikan sebagai teman setia.
Source: Jawa Pos October 24, 2016 00:33 UTC